Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juli 21, 2019
Halaman Home » Pilihan Redaksi » Presiden Jokowi Perintahkan Penyederhanaan Aturan Pengelolaan Sampah Jadi Energi
  • Follow Us!

Presiden Jokowi Perintahkan Penyederhanaan Aturan Pengelolaan Sampah Jadi Energi 

BERITA JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agara segera disimplekan, segera disederhanakan regulasi mengenai pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan. Ia menyebutkan, yang antri untuk menyelesaikan masalah sampah menjadi energi, sampah menjadi listrik itu betul-betul bergeraknya lebih cepat.

“Saya melihat di lapangan sampahnya banyak, yang mau menyelesaikan banyak, tetapi aturannya yang menyulitkan,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas (Ratas) yang membahas masalah pengelolaan sampah menjadi tenaga listrik, di kantor Presiden, Jakarta, Senin (7/12/2015).

Menurut Presiden, dalam pengamatannya selama, 10 tahun di pemerintahan daerah tidak bisa menyelesaikan ini karena memang ada aturan yang menyulitkan.

Di tender, kemudian ada beauty kontes, beauty kontes pun macam-macam, yang beauty yang mana yang mau diputuskan, lanjut Presiden, ya sangat membingungkan dan aturannya juga tidak jelas.

“Menurut saya sekarang ini kalau ada aturan yang jelas bisa menunjukkan itu semua, mungkin nantinya, semua kota akan menjadi bersih. Targetnya bukan masalah harga di listriknya, meskipun itu juga harus di kalkulasi tetapi targetnya adalah sampah ini menjadi bersih dan bisa bermanfaat bagi energi,” terang  Presiden Jokowi.

Masalah harga,lanjut Presiden,  mungkin bisa saja nanti disubsidi dari pemerintah untuk kalau memang kemungkinan disisi PLN kalkulasinya sudah masuk.  “Tapi yang ingin kita bicarakan sore hari ini adalah bagaimana aturan itu menyebabkan investor bisa segera masuk investasi juga masuk, sampah menjadi hilang dari peredaran,” tegas Presiden Jokowi seraya berharap energi terbarukan pada 2025 sebesar 23% bisa tercapai.

Rapat terbatas masalah pengelolaan sampah menjadi energi itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Luhut B Panjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan  Bambang Brojonegoro, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasona M Laoly, Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri LH dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Menteri Ristek dan Dikti M. Nasir. (SM/FID/ES)

Comments

comments