Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, September 22, 2019
Halaman Home » Otomotif » Pasca Kecelakaan Lamborghini Telan Korban, Kecepatan Jalan di Surabaya Mulai Dibatasi
  • Follow Us!

Pasca Kecelakaan Lamborghini Telan Korban, Kecepatan Jalan di Surabaya Mulai Dibatasi 

BERITA SURABAYAKecelakaan Lamborghini di Surabaya atau tepatnya Jalan Manyar Kertoarjo berujung pada pertanyaan soal batasan kecepatan. Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya beberapa hari setelah kejadian mengatakan bahwa peraturan mengenai kecepatan sendiri belum berlaku di tiap ruas jalan di Surabaya, Jawa Timur.

Irvan Wahyudrajad, Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Surabaya mengatakan, bahwa aturan itu belum berlaku mengingat tidak setiap jalan bersifat ideal untuk penerapan pembatasan kecepatan. Namun, terkait kecelakaan Lamborghini itu, pembahasan pun dimulai.

“Jadi, kami akan melakukan pembatasan berapa kecepatan per ruas jalan. Kemudian kami juga akan melakukan penindakan,” ujar Irvan dikutif dari Otosia.com.

Dalam hal ini, penindakan pun tidak hanya berupa pemberian marka jalan. Ia mengaku bahwa pihaknya juga membutuhkan teknologi pendukung.

“Ya ini tentu membutuhkan teknologi ya. Kami mungkin menggunakan speed gun atau apa pun untuk mengontrol kecepatan kendaraan di jalan,” ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu alasan peraturan ini belum berlaku di tiap ruas jalan dilatarbelakangi bahwa idealnya hal itu berlaku jika jalur cepat dan jalur lambat tersedia. Namun, pembagian tersebut belum bisa dilakukan karena ukuran jalan yang kurang memadai.

Menurut dia, sejauh ini di Surabaya sudah ada Permenhub 111 tahun 2015 tentang tata cara penetapan kecepatan. Pembatasan kecepatan pun sudah berlaku di beberapa tempat, seperti Jembatan Suramadu.  (Red)

Comments

comments