Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Desember 11, 2019
Halaman Home » Kriminal » Simpan Sabu 4 Kilogram Dalam Mobil, Polisi Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia-Indonesia
  • Follow Us!

Simpan Sabu 4 Kilogram Dalam Mobil, Polisi Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia-Indonesia 

BERITA JAKARTA – Tiga kurir pengedar narkoba jenis sabu terkait jaringan Malaysia-Indonesia dibekuk aparat Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri. Ketiganya dibekuk saat berupaya menyelundupkan empat kilogram sabu yang disimpan di dalam body mobil.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan yang didapat petugas akan adanya pengiriman sabu ke Jakarta dari Medan. Petugas kemudian membuntuti untuk mengetahui tujuan paket barang haram tersebut. Ternyata, paket tersebut dibawa ke sebuah apartemen daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sampai di sana, komplotan pelaku membagi sabu masing-masing 2 kilogram ke dalam dua mobil berbeda. Direktur Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri Brigadir Jenderal Anjan Pramuka mengatakan, para pelaku berupaya menyembunyikan sabu di mobil Isuzu Panther B 9079 UAK dan Toyota Avanza B 1586 URQ agar sulit dilacak.

“Di mobil pick up Panther pelaku memasukannya di ke dalam foot step sebelah kiri dan kanan yang masing-masing 1 kg. Kemudian di Avanza di masukan ke dalam body mobil belakang sebelah kiri bagian dalam,” kata Anjan, kepada wartawan, Kamis (12/11/2015)..

Anjan mengatakan, petugas yang membuntuti kemudian mencegat lebih dulu mobil Panther pelaku yang berangkat dari Jakarta membawa 2 kg sabu ke arah Jawa Tengah. Petugas menangkap AP dan JF. Namun, petugas sempat sulit menemukan barang bukti lantaran disembunyikan pelaku dipijakan kaki (foot step) mobil.

“Semua sudah digeladah bahkan kita sampai bawa mobilnya ke bengkel. Di bagian bawah mobil tidak ada. Namun, berkat keuletan tim, akhirnya ditemukan di bagian foot step mobil,” kata Anjan.

Berdasarkan interogasi dua pelaku yang ditangkap, petugas mengetahui kalau sisa 2 kg sabu jaringan Malaysia-Indonesia yang dibawa dari Medan itu dibagi ke mobil Avanza lain yang dibawa tersangka M. Modusnya hampir sama yakni menyembunyikan di bagian dalam mobil. “Kita sempat kerahkan anjing pelacak masuk (mobil) namun tidak ketemu. Tapi akhirnya terungkap juga,” ujar Anjan.

Modus ini menurutnya bukan hal baru. Hanya, perlu upaya untuk menemukan barang haram yang disembunyikan. “Sebenarnya tidak modus baru namun lebih rapih,” ujar Anjan.

Menurut Anjan, sabu ini akan diedarkan para pelaku di kota seperti Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kemungkinan para pelaku ini menurutnya sudah beraksi lebih dari tiga kali. Siapa pengendali jaringan Malaysia-Indonesia ini menurutnya masih diburu. “Yang di Malaysia belum tertangkap. Kami akan kerja sama dengan pihak sana untuk melakukan pengejaran dan penangkapan,” ujar Anjan.

Kini dua mobil beserta sabu 4 kg diamankan petugas. Tiga kurir yang ditangkap dikenakan pasal 112 ayat 2, juncto pasal 132 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman pidana penjara seumur hidup dan denda Rpu 800 juta. (Steve)

Comments

comments