Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, November 20, 2019
Halaman Home » Internasional » Pahami Kesulitan Indonesia, AS Tawarkan Bantuan 2,7 Juta Dollar Untuk Tangani Kabut Asap
  • Follow Us!

Pahami Kesulitan Indonesia, AS Tawarkan Bantuan 2,7 Juta Dollar Untuk Tangani Kabut Asap 

BERITA JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan, dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, AS, Senin (26/10) siang waktu setempat atau Selasa (27/10/2015) dinihari WIB, Presiden Barack Obama Obama justru secara agak lama membahas mengenai kebakaran lahan, yang menurutnya ini tidak bisa dipadamkan begitu saja karena dibawah masih ada api dan sebagainya.

“Dari pihak Amerika Serikat, saya berbicara dengan Duta Besar Amerika Serikat sudah ada komitmen untuk membantu senilai 2,7 juta dollar AS,” kata Retno kepada wartawan dalam keterangan pers di Washington, AS, Senin (26/10) malam waktu setempat.

Mengenai bentuk bantuan yang akan diberikan AS, menurut Menlu, tentunya adalah bantuan yang diperlukan oleh Indonesia.

Sebelumnya terkait dengan bencana kabut asap di sejumlah daerah di tanah air itu, Presiden Jokowi telah memutuskan untuk segera kembali ke tanah air guna memimpin langsung penanganan atas bencana kabut asap di tanah air.

“Karena banyaknya keluhan-keluhan dari masyarakat dan juga laporan dari masyarakat yang berkaitan dengan dampak kesehatan dan juga dampak sosial karena asap, saya memutuskan untuk membatalkan perjalanan saya ke West Coast, ke pantai barat dan akan langsung kembali ke Indonesia,” kata Presiden Jokowi  dalam keterangan persnya di Blair House, Washington DC, Senin (26/10) pagi waktu setempat.

Presiden berencana akan langsung meluncur ke Sumsel atau ke Palangkaraya, ke Kalteng (Kalimantan Tengah), karena dirinya sudah menerima kabar juga bahwa misalnya di Riau sudah ada hujan sedikit.

Menurut Presiden Jokowi,  titik api yang paling banyak itu ada di Sumsel dan di Kalteng. Di Kalteng ada 366, di Sumsel 146.

Semula Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dijadwalkan baru akan kembali ke tanah air pada Jumat (30/10) malam. Namun Presiden telah memutuskan untuk mempercepat kepulangannya menjadi Selasa (27/10) sore, dan diperkirakan akan tiba di Jakarta pada Kamis (29/10).

Adapun agenda kunjungan terakhir ke Pantai Barat AS, di antaranya San Fransisco,  Presiden Jokowi menugaskan menteri-menteri yang terkait dengan ini, yaitu Menkominfo, Menteri Perdagangan, kemudian Kepala BKPM, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif untuk bertemu CEO-CEO yang ada di sana. (UN/SI/ES)

Comments

comments