Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, November 12, 2019
Halaman Home » Jurnal Warga » Koramil Kepung, Kawal Pendistribusian Bibit Jagung Hobrida Untuk Kesejahteraan Petani
  • Follow Us!

Koramil Kepung, Kawal Pendistribusian Bibit Jagung Hobrida Untuk Kesejahteraan Petani 

BERITA KEDIRI – Pemaksimalan Babinsa dalam mendorong tercapainya swasembada pangan, harus dilakukan secara efektif dan efisien, sebagaimana yang dilakukan oleh Kodim 0809 Kediri dalam upaya mewujudkan Swasembada Pangan dalam bentuk nyata, Senin (26/10/2015).

“Saya memerintahkan seluruh Babinsa agar selalu memantau pendistribusian segala bentuk dan jenis bantuan dari Pemerintah, kapanpun dan dimanapun, seperti yang diwajibkan dan ditekankan oleh Bapak Dandim (Letkol Inf Purnomosidi) setiap upacara bendera di Kodim,” ujar Danramil Kepung Kapten Arm Sugito saat mengawasi anggotanya yang sedang mengawasi jumlah pendistribusian benih jagung hibrida bantuan Pemerintah.

kepung c (3)Bantuan benih jagung hibrida yang diturunkan di Kantor Desa Keling Kecamatan Kepung sebanyak 2,38 ton selanjutnya didistribusikan langsung ke Desa Damarwulan, Kebonrejo dan Kepung masing-masing sebanyak 280 kg, Desa Kampung baru dan Krenceng masing-masing sebanyak 260 kg, Desa Brumbung, Siman, Kencong dan Keling masing-masing sebanyak 210 kg serta Desa Besowo sebanyak 180 kg.

“Setiap Babinsa wajib mengetahui alokasi penyaluran secara jelas dan terinci, mau tidak mau, mereka (BPP Pertanian, Mantri Pertanian dan PPL Pertanian) harus memberikan data yang “authentic” kepada kami (Babinsa Koramil Kepung), saya juga menegaskan seluruh bantuan harus segera diserahterimakan kepada yang berhak, tanpa harus menunggu besoknya hari atau lusanya hari,” tegas Kapten Arm Sugito, disela-sela pengecekan faktur penerimaan yang diteliti oleh anggotanya (Koramil Kepung).kepung c (4)

“Seperti yang terlihat disini, semua kelompok tani berbaris antri untuk mengambil langsung bantuan benih jagung hibrida ini, tidak boleh ditunda-tunda lagi, sekarang barang turun (benih jagung), sekarang juga harus berada di tangan kelompok tani,” tambah Kapten Arm Sugito.  (Red)

Comments

comments