Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Kompolnas Hamidah Abdurrachman: Polisi Jangan Terpengaruh Intervensi Luar
  • Follow Us!

Kompolnas Hamidah Abdurrachman: Polisi Jangan Terpengaruh Intervensi Luar 

BERITA TEGAL – Hamidah Abdurrachman, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), akhirnya angkat bicara terkait adanya sejumlah kasus yang dilaporkan kepada aparat kepolisian, baik di Polres Tegal Kota dan Mabes Polri oleh elemen masyarakat Kota Tegal, Jawa Tengah, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Aliansi Kebangkitan Masyarakat Tegal.

Menurut Hamidah, terkait persoalan yang dilaporkan ke polisi, agar dalam upaya penegakan aturan proses penyelidikan dan pemeriksaan harus terus berjalan. Polisi jangan sampai terpengaruh apabila ada intervensi. Hal itu untuk menjaga integritas polisi dalam penegakan aturan. “Kami akan melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap proses pengusutan persoalan tersebut,” ujarnya.

Dia berharap tidak ada intervensi dari pihak manapun terhadap polisi. Sebab, tentang kepastian hasil benar atau salah nantinya akan dibuktikan dalam proses di persidangan. “Saya juga sudah koordinasi dengan aparat kepolisian tentang persoalan ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua HMI, Subekhi Prawirodijoyo mengatakan, terkait masalah tersebut Aliansi Kebangkitan Masyarakat Tegal yang berasal dari unsur mahasiswa, pegawai negeri sipil (PNS) dan organisasi kemasyarakatan sebelumnya menggelar aksi simpati di Mapolres Tegal, Sabtu (3/10) lalu.

Mereka membawa spanduk dan poster yang berisi tentang dukungan dan apresiasi kinerja kepada Bareskrim Mabes Polri dalam penanganan kasus dugaan penggunaan dokumen palsu Pilkada Kota Tegal tahun 2013.

Menurutnya, dalam kesempatan itu, Aliansi Kebangkitan Masyarakat Tegal meminta kepolisian untuk menuntaskan kasus dugaan tersebut secara profesional. Selain itu, segera menuntaskan kasus-kasus yang dilaporkan elemen masyarakat Kota Tegal. Antara lain, kasus dugaan perjalanan dinas ke Jepang yang dilakukan oleh Wali Kota Tegal dan segelintir oknum PNS, kasus yang dilaporkan Direktur PDAM serta kasus pelaporan atas pencemaran nama baik dan fitnah terhadap kegiatan aksi yang dilakukan Aliansi Kebangkitan Masyarakat Tegal.

“Kami minta Polri khususnya Bareskrim menangani dugaan kasus ini secara adil dan tuntas, serta mengabaikan berbagai intervensi dari pihak manapun,” katanya  (Gunawan)

Comments

comments