Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Desember 10, 2019
Halaman Home » Megapolitan » Tanggapi Keluhan Warga Khwatir Virus Flu Burung, KPKP Jakpus Musnahkan103 Unggas
  • Follow Us!

Tanggapi Keluhan Warga Khwatir Virus Flu Burung, KPKP Jakpus Musnahkan103 Unggas 

BERITA JAKARTA – Untuk mencegah terjadinya penyebaran flu burung, KPKP Jakarta Pusat dengan melibatkan 37 petugas gabungan dari unsur Satpol PP, Kelurahan dan Kecamatan setempat menggelar razia. Hasilnya, sebanyak 103 unggas yang terdiri dari 71 ekor burung dara dan 32 ekor ayam, berhasil terjaring dalam razia  di RW4 Kelurahan Kramat, Jumat (2/10).

Sebagian unggas langsung dimusnahkan dengan cara dipotong di lokasi dan dagingnya diberikan pada pemilik unggas. Selain itu, seluruh kandang unggas juga dimusnahkan.

Kasudin KPKP Jakarta Pusat, Mulyadi mengatakan,razia unggas dilakukan di Kawasan RW04, Kelurahan Kramat, Senen, karena banyaknya keluhan masyarakat pada Lurah setempat. Warga menyebut kotoran unggas sering berceceran di halaman rumah warga, mereka khawatir terkena penyakit flu burung yang ditularkan dari unggas jenis burung dara dan ayam tersebut. Seluruh unggas yang dimusnahkan ini  milik 5 warga setempat.

“Kita langsung tertibkan seluruh unggas di RW04 Kramat. Sebagian hewannya kita potong dan dagingnya diserahkan pada pemiliknya, kemudian kandangnya dibongkar dan dihancurkan agar tidak dipergunakan lagi,” ujar Mulyadi.

Razia unggas ini mengacu pada Perda Nomor 4 tahun 2007 tentang Pengendalian Pemeliharaan dan Peredaran Unggas di DKI Jakarta. Pihaknya akan terus merazia seluruh unggas yang berada di pemukiman warga dan tak memiliki sertifikasi dari instansi terkait. Hal ini untuk mencegah adanya penularan penyakit flu burung yang ditularkan dari unggas.

Selanjutnya, petugas meminta agar para pemilik unggas membuat surat pernyataan, untuk tidak memelihara unggas di pemukiman warga lagi. Kecuali unggas tersebut telah memiliki sertifikasi dan kondisinya sehat. Dalam surat pernyataan itu, seluruh hewan unggas harus sudah bersih dalam waktu 3 hari ke depan. Petugas akan mengecek kembali lingkungan tersebut. Jika masih ada maka akan kembali dimusnahkan tanpa tersisa lagi.  (Steve)

Comments

comments