Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Februari 17, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Guna Mengurai Kemacetan Pemkot Bekasi Bangun Jembatan Rp67 Miliar
  • Follow Us!

Guna Mengurai Kemacetan Pemkot Bekasi Bangun Jembatan Rp67 Miliar 

BERITA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan melebarkan jembatan di atas tol Jakarta-Cikampek, persisnya Jalan Raya Jatiwaringin Assyafiiyah Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede pada 2016. Dana yang disiapkan sebesar Rp67 miliar.

“Untuk mengurai kemacetan di perbatasan Jakarta dan Bekasi,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air, Kota Bekasi, Tri Adhianto, Kamis (1/10/2015).

Tri mengatakan, titik tersebut merupakan pintu masuk ke Jakarta maupun Bekasi. Arus lalu lintas cukup padat setiap hari. Mayoritas pengguna jalan yang memiliki kepentingan bisnis jasa dan perdagangan di sekitar Pondok Gede. Kepadatan semakin bertambah pada pagi dan sore. “Pekerja ke Jakarta kan cukup banyak,” kata dia.

Menurut Tri, saat ini baru ada jembatan selebar 8 meter. Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, akan menambah satu jembatan lagi dengan lebar yang sama dengan panjang 40-50 meter. “Nanti ada dua jembatan, satu untuk arah ke Jakarta dan satu ke Bekasi,” jelasnya.

Menurut dia, saat ini satu jembatan tersebut dipakai dua arah, akibatnya sering kali terjadi kemacetan, sebabĀ  dengan lebar delapan meter itu tak mampu manampung kendaraan baik dari Jakarta maupun yang masuk ke Jakarta. “Di titik itu juga akan dipasang ikon Bekasi karena wajah Jawa Barat ada di sana,” ujarnya.

Tri mengatakan, dana yang dipakai ialah bantuan Provinsi Jawa Barat senilai Rp27 miliar, Anggaran Belanja Daerah Kota Bekasi Rp10 miliar dan bantuan DKI Jakarta senilai Rp30 miliar.

“Anggaran dari Jawa Barat dan Kota Bekasi sudah siap,” kata dia. “Bantuan DKI belum, tapi kami yakin turun, karena usulan sudah dicek ke lapangan berikut design-nya,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan, pembangunan infrastuktur merupakan salah satu solusi pemecah kemacetan di wilayahnya. Ia meyakini dengan adanya satu jembatan lagi bisa mengurai kepadatan di jalur tersebut. “Sekarang sering tersendat, ekor kemacetan bisa satu kilometer,” kata dia.

Berdasarkan pengamatan Beritaekspres.com, kepadatan arus lalu lintas di titik itu karena volume kendaraan cukup banyak sementara badan jalan menyempit di jembatan itu. Kendaraan yang melintas berasal dari jalur Kali Malang Jakarta, serta Tol Jakarta-Cikampek. Di arus yang berlawanan kendaraan juga cukup banyak dari arah Pondok Gede yang ingin ke Kali Malang, Jakarta. (Suh)

Comments

comments