Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Juli 19, 2019
Halaman Home » Pilihan Redaksi » Soal Asusila di Bekasi, Pendeta GPPS Djuly Ardianto: Prilaku Oknum Pendeta Djoko Martato Atas Nama Tuhan Sesat
  • Follow Us!

Soal Asusila di Bekasi, Pendeta GPPS Djuly Ardianto: Prilaku Oknum Pendeta Djoko Martato Atas Nama Tuhan Sesat 

BERITA BEKASI – Ketua Majelis Persatuan Gereja Pantekosta Daerah yang berpusat di Surabaya GPPS pendeta, Dr. Djuly Ardianto, MH, MTh mengatakan, kitab mana pun dan agama mana pun tidak ada yang mengajarkan Tuhannya untuk berbuat asusila. Terlebih lagi perbuatan tersebut merusak masa depan orang lain dan merusak agama. Hal tersebut dikatakannya, dalam pertemuan dengan korban dan keluarganya di Resto Niko di Jalan H. Juanda, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

“Kitab dan Agama manapun, tidak ada Tuhannya yang mengajarkan melakukan perbuatan yang tidak benar, apalagi merugikan orang lain. Bahasa SMS yang sekarang kita duga sebagai pelaku DM yang merayu korban untuk berbuat asusila atas perintah Tuhan adalah sesat,” ujar pendeta Djuly Ardianto kepada Beritaekspres.com, Kamis (17/9/2015).

IMG_3657Pengampunan dosa lanjutnya ada ditangan Tuhan, bukan ditangan pendeta. Pihaknya saat ini, sudah mengantikan posisi DM dan mengambil alih Gereja GPPS Filadelfia yang berlokasi di Jalan Ampera Raya, Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur dimana tempat DM selama ini memberikan kerohanian dan bimbingan. “Kita sementara sudah menunjuk penganti DM dan mengabil alih Gereja agar jemaat tetap kembali beribadah seperti biasa,” terangnya.

Dilanjutkannya, perbuatan DM bukan lah atas perintah Agama, apalagi atas perintah Tuhan dan tidak ada kaitannya dengan Agama maupun Tuhan yang ada hanya prilaku kepribadian DM yang buruk membawa-bawa Agama dan Atas nama Tuhan untuk memuluskan keinginannya. “Saya menegaskan sekali lagi bahwa tidak ada kaitannya dengan Agama maupun perintah Tuhan dan DM saya nyatakan sudah sesat dan pernyataan ini saya pertanggung jawabkan,” tandasnya.

Gereja GPPS Filadelfia Bekasi

Gereja GPPS Filadelfia Bekasi

Sebelumnya, Komisioner KPAI Kota Bekasi Bidang Pengaduan dan Advokasi, Rury Arief Rianto mengatakan, terkait laporan korban pihaknya sudah melayangkan surat kepada Polda Metro Jaya (PMJ) untuk segera menindaklanjuti laporan korban yang sudah 2 bulan lalu. “Kita sudah layangkan surat kepada Polda untuk segera menanggapi laporan korban dan kita juga mendesak agar pelaku DM segera dapat ditangkap, karena kalau tidak salah, kenapa pelaku harus menghilang dari rumah,” ungkapnya.

Selain itu, Rury juga memberikan apresiasi kepada pihak persatuan Gereja Pantekosta yang berpusat di Surabaya cepat menanggapi dan merespon kasus ini dan bisa bersama-sama ikut mendorong agar kasus ini bisa segera diselesaikan. “Kita juga ngak mau berlarut-larut, apalagi persoalan ini sudah menjadi perhatian publik dan tentunya publik juga bertanya-tanya dan menunggu perkambangan kasusnya dan ini juga tentunya berkaitan dengan kinerja pihak kepolisian,” tutupnya.  (Indra)

 

Comments

comments