Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Oktober 23, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Paslon Yang Digugurkan KPU, Bisa Ajukan Sengketa ke Pengawas Pemilu
  • Follow Us!

Paslon Yang Digugurkan KPU, Bisa Ajukan Sengketa ke Pengawas Pemilu 

BERITA SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah mengingatkan, bahwa bakal pasangan calon (Paslon) bupati, walikota, wakil bupati dan walikota yang tidak diloloskan oleh KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat menyampaikan keberatan berupa sengketa ke pengawas Pemilu setempat.

Hal tersebut diatur secara jelas dalam Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

Demikian disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah, Teguh Purnomo di kantor Bawaslu Jateng, Selasa (25/8/2015).

Teguh menambahkan bahwa 4 bakal Paslon dari Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Pemalang dan Kota Pekalongan dapat mengajukan sengketa apabila memang mereka tidak puas.

“Sesuai ketentuan pasal 4 Perbawaslu Nomor 8 tahun 2015 Pemohon sengketa terhadap keputusan KPU adalah pasangan calon atau partai politik/gabungan partai politik pengusung calon Bupati maupun Walikota,” jelas Teguh.

Pengajuan itu sendiri dilakukan paling lambat tiga hari sejak obyek sengketa (keputusan KPU) diketahui atau sejak keputusan KPU kabupaten/kota ditetapkan dan diumumkan.

“Paslon atau partai pengusung dapat menguji produk KPU kabupaten/kota yang berupa keputusan KPU melalui sengketa di pengawas Pemilu Kabupaten/Kota,” tandasnya. (Nining)

Biro Jawa Tengah

Comments

comments