Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Jurnal Warga » Meriahkan HUT RI Ke-70. Politikus Muda PDI-Perjuangan Ikuti Gelaran Lomba Pucang Wadon di Tegal
  • Follow Us!

Meriahkan HUT RI Ke-70. Politikus Muda PDI-Perjuangan Ikuti Gelaran Lomba Pucang Wadon di Tegal 

BERITA TEGAL – Meriahkan dan Semarakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-70, Warga Randugunting Kota Tegal Jawa Tengah menggelar lomba panjat pinang. Jika biasanya dalam lomba panjat pinang ini para pesertanya terdiri dari kaum pria namun kali ini panjat pinang yang di gelar di Kota Tegal diikuti oleh para kaum Wanita. Dalam bahasa keseharian masyarakat di Tegal lomba panjat pinang wanita ini lebih dikenal dengan sebutan lomba “Pucang Wadon”. Tepuk tangan dan gelak tawa penonton meramaikan jalannya perlombaan ini, Kamis (20/8/2015) sore.

Dilokasi pesawahan padi yang terletak di Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal Jawa Tengah di ramaikan dengan gelaran lomba panjat pinang yang diselenggarakan khusus bagi kaum wanita. Dalam lomba kali ini diikuti sebanyak 6 grup dimana dalam satu grupnya terdiri dari 5 orang peserta lomba. Berbagai macam hadiah menarik disediakan Panitia lomba bagi para grup yang berhasil memenangkan jalannya perlombaan. Hadiah tersebut antara lain yakni hadiah uang utama sebesar Rp. 2 juta, alat-alat elektronik hingga sepeda mini.

damayanti (kiri) pucang wadonYang menarik dan langka dalam gelaran lomba pucang wadon kali ini ialah hadirnya seorang Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan, yakni Damayanti Wisnu Putranti yang tanpa ragu dan malu – malu berbaur menyatu bersama warga setempat mengikuti jalannya perlombaan kali ini. Politikus yang kesehariannya bergelut di Gedung Dewan Pusat ini sangat antusias mengikuti jalannya gelaran lomba pucang wadon. Dengan penuh semangat dan kerjasama tim yang baik, Pohon pinang setinggi kurang lebih 8 meter ini berusaha mereka tahlukkan.

Ditemui Beritaekspres.com di lokasi lomba, Damayanti Wisnu Putranti mengatakan, Dahulunya Sejarah Panjat pinang itu bermula saat zaman penjajahan Belanda. Orang Belanda di Indonesia mengadakan lomba panjat pinang untuk merayakan hajatan seperti pernikahan, ulang tahun dan lain-lainnya. Uniknya para pesertanya adalah penduduk pribumi, yang antusias mengikutinya karena hadiah yang digantung di puncak adalah bahan-bahan yang dibutuhkan penduduk pribumi kala itu seperti bahan makanan dan pakaian, ujarnya.

Damayanti menambahkan, ada filosofi luhur yang sangat bagus yang terkandung dalam permainan ini seperti kerja sama dan kerja keras antar tim untuk meraih kemenangan sejati. Hal itu merupakan simbol keberhasilan dalam menjalani kehidupan. Panjat pinang ini juga mengajarkan kita agar tidak mudah putus asa dan mau bekerja keras untuk meraih cita-cita. Giat ini adalah salah satu dari sekian banyak lomba yang digelar warga Tegal untuk turut memeriahkan dan menyemarakan HUT RI ke 70, pungkasnya.

Melly salah seorang peserta lainnya mengatakan, meski berkali-kali berusaha namun ternyata tidak semudah membalik telapak tangan untuk bisa naik ke atas pohon pinang yang telah dilumuri pelicin ini. Berkali-kali dirinya terjatuh namun hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk berperan aktif menyemarakan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Banyaknya para peserta lomba yang kuatir celana yang digunakannya akan melorot, menjadi polah yang sangat lucu di jalannya perlombaan pucang wadon ini. Meski nampak serius namun Gelak tawa dan canda para peserta membuat banyak warga yang menonton aksi para super woman ini terpingkal-pingkal. “Meski badan pada cemong kena oli namun kami sangat senang dapat berpartisipasi untuk memeriahkan HUT RI Ke- 70 ini”, pungkasnya

Atiek salah seorang warga pemalang yang kebetulan tengah melintas langsung menonton aksi lucu para ibu-ibu ini. Dirinya mengatakan, ini merupakan lomba yang unik dan lucu. Banyak penonton yang tertawa terbahak-bahak begitu menyaksikan kaum ibu ini berlaga. Dirinya berharap lomba semacam ini terus diadakan pada tiap tahunnya untuk mempererat persatuan dan kesatuan antar warga.

Sementara itu Nino Moeby Ketua Panitia Lomba Pucang Wadon mengatakan, Pada tiap tahunnya di HUT RI kami selalu mengadakan lomba pucang wadon ini. Selain menjadi hiburan bagi para warga, lomba pucang wadon ini dapat mempererat tali silahturahmi dan persatuan antar warga. Pada lomba pucang wadon kali ini Tak disangka warga kami dikejutkan oleh hadirnya salah seorang Politikus muda asal PDI-Perjuangan yakni Damayanti Wisnu Putranti atau yang akrab disapa “Mba Yanti” . Dengan suka rela dirinya mengikuti dan meriahkan jalannya lomba pucang wadon ini. Paparnya.

Bagi para peserta yang berhasil memenangkan jalannya perlombaan ini kami telah menyediakan sejumlah hadiah yang menarik dengan Total hadiah sebesar Rp. 10 juta. Namun jika tidak ada peserta yang berhasil menahlukan pucang tersebut, hadiah akan kami bagikan secara merata kepada seluruh peserta lomba. (Boy)

Biro Jawa Tengah

Comments

comments