Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Desember 6, 2019
Halaman Home » Peristiwa » Istri Minta Uang Belanja, Malah Dikasih Bogem Mentah Suami
  • Follow Us!

Istri Minta Uang Belanja, Malah Dikasih Bogem Mentah Suami 

BERITA JAKARTA – Rasa cinta Dewi Anggraini (29), terhadap suaminya, Kuncoro (45), pupus sudah, kian hari terasa pahit. Bahkan, bahtera rumah tangga yang mereka bina sejak tahun 2010 silam itu, terancam karam. Pasalnya, ibu dua orang putri ini, mengaku kerap merasakan sakit, karena terus disiksa oleh sang suami. 

Terakhir, Dewi warga Jalan Pramuka 3, RT12/RW07, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat itu, kembali menderita luka bengep di wajah, karena dihajar Kuncoro pada Jumat (31/7/2015). Tak pelak, Dewi pun, akhirnya nekat melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini ke PPA Polres Metro Jakarta Selatan.

Kejadian ini bermula, saat Dewi menyatroni tempat kerja Kuncoro, pada kamis (30/7) kemarin. Nah, Kuncoro yang biasa menjadi juru parkir di Jalan Mulawarman, Blok M, Kebayoran Baru ini, kemudian ditagih nafkah oleh Dewi. Sebab, suaminya tersebut diketahui sudah lama tidak memberi nafkah batiniah dan materi kepadanya.

“Saya kesal tidak pernah diberi nafkah. Saya pun datangi tempat kerjanya. Namun, suami saya banyak beralasan, kemudian kita terlibat cek-cok, hingga akhirnya ia melemparkan bola kaki ke wajah saya, dan memukul pelipis kiri mata saya dengan tangannya. Ia nonjok saya di hadapan banyak orang, dan Hingga kini, kepala saya masih sakit,” cerita Dewi, kepada Beritaekspres.com, Jumat (31/7).

Tak hanya itu saja, korban mengatakan, sebenarnya peristiwa pemukulan tersebut kerap dialaminya sejak lama. Namun, puncak emosi Dewi untuk mendesak meminta nafkah, dengan suaminya baru muncul belakangan ini.

Sejak akat nikah, 5 tahun lalu, Kuncoro memang sudah pengen menghindari saya. Bahkan, malam pertama dia sudah pergi. Kita terpaksa nikah, karena saya hamil duluan, di hamili dia. Makanya, dia terpaksa menikahi saya. Saya tertarik dia, karena awal pertemuan saya dengan Kuncoro dia bekerja sebagai Marbot (pengurus mesjid)  di wilayah Cempaka Putih, deket rumah saya,” ungkapnya.

Atas hal tersebut, Dewi pun tetap bersikukuh agar suami yang dinikahi secara sah tersebut, tetap memeberikan nafkah kepada keluarga. Namun, lanjut korban, sang suami tetap saja mengelak. Ia terus beralasan tak bisa memberikan uang dan lainnya, karena terdesak kebutuhan lain.

“Dari dulu dia (Kuncoro) memang ngak mau kasih nafkah. Terakhir, saya minta buat uang susu anaknya, ia juga menolak. Alasan, karena mau beli HP baru dan buat kasih uang ke orang tuanya di kampung, di Seragen, Solo. Namun, itu hanya alasan saja,” katanya.

Atas perlakuan pelaku yang kasar dan tidak bertanggungjawab itu, korban melaporkan hal tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan nomor LP/ 1300/K/VII/2015/PMJ/Restro Jaksel.  (Yon)

Comments

comments