Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Desember 11, 2019
Halaman Home » Internasional » Taman Anggrek Singapura Beri Nama Bunga Koleksinya ‘Dendrobium Iriana Jokowi’
  • Follow Us!

Taman Anggrek Singapura Beri Nama Bunga Koleksinya ‘Dendrobium Iriana Jokowi’ 

BERITA SINGAPURA – Menutup rangkaian kunjungan kenegaraan ke Singapura, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo mengunjungi National Orchid Garden, Singapore Botanical Garden pada Rabu (29/7/2015) pagi.

Ibu Negara mendapat kehormatan dengan pemberian nama salah satu bunga anggrek di National Orchid Garden menjadi ‘Dendrobium Iriana Jokowi’, yang merupakan perpaduan dari Dendrobium Christabella dan Dendrobium Haldis Morterud.

“Suatu kehormatan sekali ya, anggrek yang ada di Singapura diberi nama Iriana Joko Widodo,” ujar Ibu Negara.

Menanggapi pemberian nama itu, Presiden Jokowi mengatakan, ini diplomasi bunga, jadi bunga dijadikan sebagai alat persahabatan.

“Luar biasa! Cara menjalin sebuah persahabatan tidak harus dengan sebuah meeting yang formal atau harus ketemu antara diplomat dengan diplomat tetapi cara seperti ini sangat berkesan memberi nama Iriana Jokowi sebagai sebuah spesies anggrek, ini diplomasi bunga,” kata Presiden Jokowi.

Ketika ditanyakan wartawan tentang koleksi bunga, Ibu Negara menjawab, “Kalau koleksi ndak ya tapi ada, di rumah ada. Karena merawat anggrek ini tidak sembarang merawat karena merawat anggrek harus dengan hati.”

“Bukan ada, banyak (bunga),” sambung Presiden Jokowi berkelakar kepada Ibu Negara.

Dendrobium Iriana Jokowi adalah bunga Dendrobium hibrida yang kuat dan bebas. Bunga ini tegak mekar semi-melengkung dengan ukuran 5,6 cm. Kelopak bunga berwarna putih dan cahaya kuning kecoklatan sedangkan mahkota bunga bengkok kuning kecoklatan sampai coklat kemerahan. Ketika mekar, anggrek ini dilengkapi dengan warna kemerahan ungu muda di pinggirnya dan warna ungu gelap pada bagian tengah.

Ikut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam kunjungan tersebut adalah Menko PMK Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi.

Selanjutnya, Presiden dan rombongan menuju Bandar Udara Internasional Changi, untuk meninggalkan Singapura.(SLN/RAH/ES)

Comments

comments