Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Oktober 21, 2019
Halaman Home » Nasional » Digelar Di ICE BSD Bulan Agustus, Presiden Jokowi Bersedia Buka Rembuk Kreatif Nasional 2015
  • Follow Us!

Digelar Di ICE BSD Bulan Agustus, Presiden Jokowi Bersedia Buka Rembuk Kreatif Nasional 2015 

BERITA JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan kesediaannya untuk menghadiri Rembuk Kreatif Nasional I Tahun 2015, yang penyelenggaraannya akan dilakukan bersamaan dengan peresmian venue Indonesia Convention Exhibiton (ICE), di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, awal Agustus mendatang.

Kesediaan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menerima Panitia Acara Rembuk Nasional yang dipimpin oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bek) Triawan Munaf dan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/7) siang.

“Sangat menyambut. Baik sekali sambutannya karena kita memerlukan venue internasional seperti ini,”  Triawan Munaf menjawab wartawan mengenai reaksi Presiden Jokowi saat dilaporkan rencana penyelenggaraan Rembuk Nasional itu.

Triawan menjelaskan, ICE yang dimiliki oleh Group Perusahaan Kompas dan Sinar Mas merupakan tempat yang baik untuk memamerkan karya-karya anak bangsa. Ia menyebutkan, dengan luas 117 ribu meter persegi dilengkapi 10 hall tanpa tiang, maka ICE menjadi venue terbesar di Asia, sekaligus menjawab keluhan mengenai kebutuhan venue yang besar untuk memamerkan karya anak bangsa.

“Selama ini kita terlalu berkonsentrasi di Jakarta sehingga pameran-pameran itu sangat menyebabkan kemacetan di Jakarta. Sekarang venue-venue besar harus di luar kota yang dilengkapi dengan transportasi yang memadai sehingga bisa disentralisasi dari kota Jakarta,” kata Triawan.

Dialog Pelaku Ekonomi Kreatif Dengan Presiden

Dalam rilis yang dibagikan Panitia Rembuk Kreatif Nasional I, Presiden Jokowi dijadwalkan akan melakukan dialog langsung dengan sekitar 100-150 pelaku ekonomi kreatif. Selain itu, Presiden Jokowi juga akan membuka acara “Investors meet Investor”, dan grand opening ICE yang dijadwalkan akan dilaksanakan tanggal 4 Agustus 2015.

“Selama ini inovator jauh dari investor, ada jarak. Sekarang kita akan mempertemukan mereka di venue ini. Pada saat yang sama kita juga akan memproklamirkan kegiatan Badan Ekonomi Kreatif yang kelembagaannya baru saja selesai,” terang Triawan Munaf.

Dalam pameran ekonomi kreatif yang bertema “Dari Indonesia untuk Dunia” yang digelar dalam acara Rembuk Kreatif Nasional itu, ditampilkan sejumlah keunggulan karya kreatif Indonesia, seperti: Aplikasi ICT, Smart Home, SmartCity, Pondasi Tahan Gempa, Drone, Multifuel Engine, Robotic, Karya Foto, Karya Arsitektur, Handicraft, Kerajinan Batu Mulia, Indonesia e-commerce, dan lain-lain.

Ekonomi Digital

Sementara itu Menkominfo Rudiantara mengemukakan, ekonomi kita ke depan adalah ekonomi digital, jadi bagaimana e-commerce itu akan berkembang di Indonesia. “Nanti di sana akan banyak startup company maupun UKM maupun yang sudah establish dari sisi e-commerce. Ini juga merupakan ajang pertemuan antara inventorstartup company dengan investor,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Menkominfo, juga akan ditampilkan aplikasi karya anak bangsa seperti messaging system maupun media sosial, seperti Sebangsa, Emass, dan lain sebagainya. Juga aplikasi yang diberikan kepada nelayan, seperti mFish yang sudah dilakukan kepada 900, targetnya sampai dengan September sekitar 20 ribu lagi. “Jadi banyak aplikasi-aplikasi di sana,” ujarnya.

Menkominfo menambahkan, dari sisi makro Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa  ekonomi di dunia ini pertama ekonomi pertanian, kemudian ekonomi industri ratusan tahun. Sekarang sudah beralih lagi ke ekonomi kreatif dan ekonomi digital.

“Inilah yang harus kita siapkan. Disitulah peran Badan Ekonomi Kreatif menggalang itu semua agar ada di Indonesia,” pungkas Rudiantara.

Saat menerima Panitia Rembuk Kreatif Nasional itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi M. Nasir, dan Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

(GUN/AGG/ES)

Comments

comments