Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Januari 18, 2019
Halaman Home » Hukum » Soal Penetapan Dua Petinggi KY, Komjen Budi Waseso Meradang Diminta Mundur Dari Kabareskrim
  • Follow Us!

Soal Penetapan Dua Petinggi KY, Komjen Budi Waseso Meradang Diminta Mundur Dari Kabareskrim 

BERITA JAKARTA – Mantan Ketua PP Muhammadiyah Achmad Syafii Maarif geram dengan sikap Bareskrim Polri yang menetapkan dua pimpinan Komisi Yudisial jadi tersangka yakni, Suparman Marzuki dan Komisioner KY Taufiqurrahman Syahuri dalam dugaan kasus pencemaran nama baik Hakim Sarpin Rizaldi. Syafii menilai Bareskrim sedang melakukan kriminalisasi terhadap KY usai menyikat KPK. Syafii pun menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencopot Kabareskrim Komjen Budi Waseso.

Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso menanggapi dingin soal ucapan Syafii. “Apa kapasitasnya beliau? Enggak usahlah mengomentari, mencampuri penegakan hukum, kalau dia enggak mengerti penegakan hukum itu sendiri. Beliau kan bukan orang bodoh, dia pasti mengertilah mana penegakan hukum yang benar mana yang salah,” kata Budi Waseso di Bareskrim Polri.

Budi mengatakan, dirinya hanya menjalankan tugas sebagai penegak hukum berdasarkan laporan masyarakat. Dia yakin penegakan hukum yang dilakukannya tersebut tidak melenceng dari prosedur hukum. “Kan ini laporan Sarpin pribadi, yang dilaporin pribadi. tidak ada pesan sponsor, atau kepentingan, kepentingan kita adalah tugas dalam menegakkan hukum,” ujar dia.

Budi menilai, dalam penetapan tersangka tidak ada perlakuan yang berbeda antara orang biasa dengan pejabat negara. Sebab di mata hukum, semuanya diperlakukan sama. “Kan pertama sudah kita panggil yang bersangkutan, dari pimpinan lembaga. Itu tidak ada masalah waktu masih jadi saksi, kita periksa terus sekarang meningkat menjadi tersangka. Memang itu prosedur hukum. Saya kira kita tidak perlu ini ya, kembali penegakan hukum ini ya orang di muka hukum sama,” tegas Budi. (Mdk/Eko)

Comments

comments