Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juli 18, 2019
Halaman Home » Jurnal Warga » Usai Acara Santunan di Yayasan Bina Muslim YLBH-PI, Kunjungi Rumah Bocah Penderita Hyedrocepalus
  • Follow Us!

Usai Acara Santunan di Yayasan Bina Muslim YLBH-PI, Kunjungi Rumah Bocah Penderita Hyedrocepalus 

BERITA BEKASI – Usai acara santunan dan berbuka puasa bersama anak yatim-piatu dan kaum dhuafa di Yayasan “Bina Muslim” Jalan Pahlawan RT05/RW04 No.7, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, segenap pengurus Yayasan Bantuan Hukum Putih Indonesia (YLBH-PI) menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah bocah penderita penyakit hyedrocepalus, Reyhan Sanjaya bayi yang baru berumur dua bulan.

Reyhan merupakan anak pasangan Rian Jaya (32) dan Kartika Suntari (20) warga Jalan Padat Karya RT02/RW06, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Dalam kesempatan itu, Wakil, Abudin dan Dewan Pembina YLBH-PI, Rury Arief Rianto, dan Prapto memberikan bingkisan yang diterima langsung oleh Kartika Suntari ibu dari bocah penderita hyedrocepalus yang belum lama ini sempat dibawa ke RSUD Kota Bekasi oleh Lurah Duren Jaya Fitri Widyanti.

“Ya kita berharap kepada Pemerintah Kota Bekasi, agar dapat membantu Reyhan Sanjaya untuk mendapatkan pengobatan terkait penyakit yang dideritanya,” ujar Rury Arief Rianto kepada Beritaekspres.com usai memberikan bingkisan, Sabtu (4/7/2015) malam.

Karena sambung Rury, kalau pemerintah setempat tidak turun tangan dan membantu kedua orang tua Reyhan ini tidak akan mampu untuk mengobati penyakit anaknya. “Kalau kita lihat dari kondisi ekonomi kedua orang tuanya ini, tidak akan mampu menjalani pengobatan terhadap Reyhan Sanjaya yang lumayan besar biayanya kalau dijalani,” terangnya.

Masih kata Rury, pihaknya memberikan apresiasi kepada Lurah Duren Jaya, Fitri Widyanti yang cukup tanggap dan sempat membawa Reyhan Sanjaya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi belum lama ini. “Ini untuk yang kedua kalinya, Lurah bu Fitri ini sigap dengan warganya setelah sebelumnya Rahmat Hidayat (11) penderita Hyedrocepalus ke RS Global Awal Bros,” ungkapnya.

Rury Arief Rianto yang juga sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi ini menambahkan, dirinya sangat berharap kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk terus mengawasi perkembangan pengobatan terhadap kedua bocah penderita hyedrocapalus yakni Rahmat Hidayat (11) dan Reyhan Sanjaya (2 bulan) “Tentunya kita sangat berharap kepada Pemkot Bekasi dapat terus memantau dan membantu perkembangan kedua bocah ini dan kita juga berharap keduanya bisa disembuhkan,” pungkasnya. (Indra)

Comments

comments