Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, September 18, 2019
Halaman Home » Megapolitan » Berbau Korupsi, PD Pasar Jaya Pasar Pramuka Didemo Mahasiswa
  • Follow Us!

Berbau Korupsi, PD Pasar Jaya Pasar Pramuka Didemo Mahasiswa 

BERITA JAKARTA – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Untuk Pasar Tradisional (AMT), melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Pusat Pasar Jaya di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Pengunjuk rasa menuduh Direktur PD Pasar Jaya, Djangga Lubis melakukan tindak pidana korupsi, Senin (22/6/2015) siang.

Aksi demo dilakukan di pintu masuk Pasar Pramuka sambil berorasi dan meneriakan yel yel. Para mahasiswa menuduh Djangga Lubis melakukan korupsi pada anggaran penyertaan modal pemerintah (PMP) di tahun 2014. “Djangga Lubis melakukan korupsi Rp 26 miliar dari anggaran tahun 2014 sebesar Rp 170 miliar,” teriak salah satu orator yang mengenakan baju sebuah perguruan tinggi di Cikini, Jakarta Pusat.

Selain itu, Djangga Lubis dianggap telah gagal memanfaatkan dana PMP tersebut untuk melakukan revitalisasi pasar. Sebab, sebut mahasiswa, dari dana PMP Rp 170 miliar, PD Pasar Jaya hanya dapat melakukan pembangunan 10 titik pasar rakyat dengan pemakaian anggaran Rp 144 miliar. “Sisanya Rp 26 miliar ke mana?. Ini suatu permainan yang dilakukan Direktur PD Pasar Jaya dan lainnya,” seru mahasiswa.

Mahasiswa juga menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk mencopot Djangga Lubis sebagai direktur. Mereka juga menuntut adanya transparasi penggunaan anggaran revitaliasasi pasar yang telah terpakai. Sementara itu, pantauan Kompas.com, Djangga Lubis nampak hadir dalam aksi ini.

Kehadiran Djangga sepertinya tak disadari atau mahasiswa tak mengenalinya. Djangga yang mengenakan baju garis-garis bahkan berdiri mendengarkan aspirasi dan tuntutan mahasiswa yang mendemonya. Sampai akhirnya, salah satu mahasiswa maju dan mengambil alih pengeras suara.

“Kawan-kawan, Direktur PD Pasar Jaya sudah berada di lingkungan kita, bahkan di belakang kita. Tuntuan kami hanya satu, hanya diperiksa!. BPK audit anggaran penyertaan modal pemerintah,” seru seorang mahasiswa berkaos putih.

Setelah menyadari aksinya dilihat Direktur PD Pasar Jaya, tak lama kemudian mahasiswa meninggalkan Pasar Pramuka. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian. (Steve)

Comments

comments