Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Tidak Berikan Pelayanan Baik, Masyarakat Keluhkan Sikap Puskesmas Karang Kitri Kota Bekasi
  • Follow Us!

Tidak Berikan Pelayanan Baik, Masyarakat Keluhkan Sikap Puskesmas Karang Kitri Kota Bekasi 

BERITA BEKASI – Pelayanan gratis bagi masyarakat kecil di Kota Bekasi, ternyata belum sepenuhnya iklas dan menerima dengan sepenuh hati. Meskipun pemerintah sudah memberikan berbagai macam jaminan kesehatan secara gratis guna mengurangi beban hidup di tengah masyarakat kecil. Khususnya, dibidang kesehatan. Program baik dari pemerintah, tidak menghasilkan pelayanan yang baik kepada masyarakat, Senin (15/6/2015).

Basri salah seorang warga Wisma Jaya Kota Bekasi menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Karang Kitri beralamat di Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Kota Bekasi. Pasalnya, dirinya datang pertama kali pukul 09.00 WIB dan langsung mendaftarkan diri. Setelah giliran mendapatkan panggilan, ternyata hanya mendapatkan konsultasi dan dinyatakan sudah terlambat untuk melakukan tambal gigi dan disuruh datang lagi pada hari berikutnya,” ujar Basri kepada Beritaekspres.com, Senin (15/6).

Ke-esokan harinya lanjut Basri, dirinya datang pukul 07.00 WIB lebih pagi sesuai dengan arahan dokter Puskesmas Karang Kitri. Setelah diperiksa, lalu dokter menyatakan gigi saya harus di bor dan tidak bisa hari ini, tapi besok disuruh kembali lagi. Akhirnya saya pulang lagi, karena belum mendapatkan pelayanan pengobatan untuk yang kedua kalinya dan disuruh datang lagi besoknya sesuai dengan arahan dokter Puskesmas untuk yang kedua kalinya.

Masih kata Basri, ke-esokan harinya dirinya datang lagi pagi dengan waktu yang sama yakni pukul 07.00 WIB sesuai dengan arahan dokter. Setelah lama mengantri usai mendaftar, ketika dipanggil dokter bilang obat tambal gigi belum ada dan kembali disuruh datang lagi ke-esokan harinya. “Sudah tiga kali saya datang seperti dipermainkan disuruh pulang lagi, besoknya disuruh datang lagi. Ke-empat kalinya saya datang ternyata jawabannya masih sama,” kesal Basri.

Yang lebih menyakitkan lagi sambung Basri, hari ke-lima saya datang pagi-pagi dengan waktu yang sama pukul 07.00 WIB, setelah antri dan lama menunggu seperti biasanya, loket pendaftaran pasien buka, tapi malah tertulis “Untuk Tambal dan Cabut Gigi Sementara Tidak Dilayani Karena Ruang Sedang Direnovasi” coba bayangkan seperti inilah kenyataanya pelayanan gratis bagi masyarakat kecil,” ungkapnya.

Basri menambahkan, sebelumnya sudah banyak masyarakat yang mengeluhkan pelayanan kesehatan, terutama bagi kesehatan yang diberikan secara gratis yang sudah mendapatkan jaminan dari pemerintah. “Ternyata faktanya benar keluhan masyarakat selama ini, kita masyarakat kecil berharap pemerintah jangan hanya slogan soal kesehatan gratis ingin menyenagkan masyarakat kecil atau bagi yang tidak mampu, tapi juga harus dikontrol dan ditindaklanjuti, jika ada masyarakat yang tidak mendapati pelayanan yang baik,” tandasnya. (red)

Comments

comments