Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Desember 11, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Soal Pungutan SDN-06 Babelan Kabupaten Bekasi, Kemendikbud: Akan Layangkan Surat Ke Bupati Bekasi
  • Follow Us!

Soal Pungutan SDN-06 Babelan Kabupaten Bekasi, Kemendikbud: Akan Layangkan Surat Ke Bupati Bekasi 

BERITA BEKASI – Berbagai cara ditempuh pihak sekolah untuk meraih untung melalui pungutan tidak resmi kepada siswanya. Pelanggaran peraturan pendidikan sudah menjadi hal yang biasa seperti yang terjadi di SDN-06 Babelan Kabupaten Bekasi yang dengan bebasnya melakukan pungutan liar (Pungli) kepada anak didiknya.

Pungutan itu sangat bertentangan dengan peraturan pendidikan yang mengutip bayaran atau SPP kepada para siswa dengan dalih Komite Sekolah atau dari Wali murid. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh pihak sekolah SDN-06 Babelan Kabupaten Bekasi untuk meraup keuntungan yang besar dari siswa selain Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) dari pemerintah.

Pihak sekolah selalu beralasan adanya kesepakatan dari Komite Sekolah. Padahal, banyak orang tua murid yang berteriak mengenai pungutan tersebut. Sementara, masyarakat luas sudah mengetahui bahwa sekolah Negeri yang ada di Kota/Kabupaten Bekasi semua tidak dipungut biaya alias gratis. Pungutan SPP yang ditarik pihak sekolah untuk unggulan Rp130 ribu/bulan. Sedangkan untuk regulernya Rp11000 ribu/bulan sungguh angka yang sangat fantastis.

Selain itu, ada juga oknum guru yang tidak mau kalah dan ikut bermain dalam mencari keuntungan disekolah seperti (R) yang pindah sekolah dari SDN Harapan Jaya V Kota Bekasi pindah ke sekolah SDN Babelan 06 Kabupaten Bekasi yang diminta uang administrasi sebesar Rp3,5 “Saya baru kasih Rp1,5 ke Bu Badriah guru kesiswaan untuk penerimaan murid baru sampai sekarang saya masih dikejar kerna masih kurang Rp2 juta,” ungkap orang tua siswa kepada Beritaekspres.com, Senin (8/6/2015).

Kepada Beritaekspres.com, Arizal Staf Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Bidang Pendidikan Sekolah dasar mengatakan, hal seperti ini tidak dibenarkan dan sudah melanggar peraturan yang sangat patal dan pihaknya akan segera menindaklanjuti. “Kita akan buat pemanggilan ke Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dan menindak tegas bagi kepala sekolah yang melanggar peraturan,” tandasnya.

Diketahui, SDN-06 Babelan Kabupaten Bekasi yang dipimpin H. Agus. S  juga menjual belikan buku yang berstempel Dinas Pendidikan. Menurut H. Agus uang SPP yang dikutip dari wali murid untuk biaya listrik sekolah dan kebutuhan lain. Belum lama, SDN-06 Babelan Kabupaten Bekasi mengadakan tour dengan pungutan biaya yang lumayan besar dan memberatkan para orang tua. (Nofal) 

Comments

comments