Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Kriminal » Nyuri Besi Dibengkel Las, Ditangkap Warga, Eh Ngak Tahunya Si Pencuri Cucu Sendiri
  • Follow Us!

Nyuri Besi Dibengkel Las, Ditangkap Warga, Eh Ngak Tahunya Si Pencuri Cucu Sendiri 

BERITA ASAHAN – Mencuri besi berulang kali dengan dalih terdesak kebutuhan ekonomi dan kebutuhan jajan, satu pemuda tanggung Iqbal Ramdhan (15) warga Jalan Gergaji Lingkungan VI,  Kelurahan Sidodadi, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara akhirnya kepergok warga sekitar, Sabtu (30/5/2015) malam.

Lucunya, pelaku yang sempat membawa kabur barang hasil curian berupa empat buah potongan besi itu, kepergok oleh kakeknya sendiri yang ternayata sebagai pemilik bengkel las tersebut. Pelaku pun sempat jadi bulan-bulanan warga sekitar lokasi kejadian.

Beruntung pihak kepolisian cepat datang ke lokasi kejadian atau Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang akhirnya pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti yang jarahanya ke Mapolres Asahan.

Informasi yang didapat Beritaekspres.com, pelaku yang sudah dua kali melakukan pencurian ini sudah sempat dimaafkan oleh warga Lingkungan VI Kelurahan Sidodadi, tapi tingkah pelaku tetap tidak berubah bahkan bengkel milik kakeknya sendiri pun juga menjadi sasaran.

Orang tua pelaku saat dimintai keterangan mengatakan, anaknya sebenarnya bekerja sebagai pemuat batu di Kampung ini, entah pikiran apa yang merasuk sehingga pelaku bisa berbuat senekat itu. “Untung anak saya asli kampung ini, kalau tidak mungkin akan lebih parah lagi,” katanya.

Sementara menurut kakek pelaku, sewaktu tidak berada dirumah, tetanganya mendengar ada suara klotek-klotek, kayak benturan besi. Begitu di intip dari sela-sela dinding papan, pelaku sempat kabur dan membawa empat buah potongan besi yang ada dibengkel las itu, karena situasi gelap warga sekampung langsung berteriak, dan akhirnya wargapun langsung mengepung tersangka, setelah pelaku disergap rupanya pencuri itu cucunya sendiri,” tandasnya. (***)

Biro Asahan Sumut: Fran Manurung

Comments

comments