Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Gelar Ops Patuh Toba 2015, Petugas Temui Penukaran Plat Merah Dengan Plat Hitam
  • Follow Us!

Gelar Ops Patuh Toba 2015, Petugas Temui Penukaran Plat Merah Dengan Plat Hitam 

BERITA ASAHAN – Guna menekan angka kriminalitas dan pelanggaran lalulintas diwilayah hukum Asahan, Sumatera Utara, aparat gabungan Polres Asahan, menggelar Operasi Patuh Toba 2015 di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Aparat gabungan tersebut diantaranya, Satlantas, Reserse dan Satnarkoba, Sabtu (30/5/2015) malam.

“Operasi Patuh Toba 2015 ini berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia mulai dari 27 Mei hingga 9 Juni 2015,” ujar Kasat Lantas Polres Asahan AKP Afdhal Junaidi SIK, melalui Kaur Mintu Satlantas Iptu M.Butar-Butar kepada Beritaekspres.com, Sabtu (30/5).

M.Butar-Butar menjelaskan Operasi Patuh Toba 2015 yang dilakukan ini untuk memperlancar arus lalu lintas, dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang berawal dari pelanggaran berlalu lintas. “Tujuan ini akan tercapai ketika pelanggaran juga berkurang,” terangnya.

Untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas oleh pengendara, lanjutnya, langkah-langkah yang dilakukan dijajaran Polres Asahan dalam Operasi Patuh Toba 2015 ini melakukan tindakkan, preventif dan persuasif juga diperlukan upaya dalam penegakan hukum.

Adapun sasaran dari Operasi Patuh Toba 2015 ini ditujukan untuk semua pengendara, yakni roda dua dan roda empat. Untuk pengendara roda dua ada tujuh sasaran yakni melawan arus, pelat nomor tidak sesuai spectec atau aslinya, pembonceng tidak pakai helm atau dua-duannya, sepeda motor harus di lajur kiri (apabila ada lajur kanalisasi) dan harus menyalakan lampu besar di siang hari, melanggar lampu merah, langgar marka jalan dan garis setop, naik sepeda motor lebih dari dua orang.

“Termasuk pengguna knalpot bising atau knalpot blong juga jadi sasaran dalam operasi ini,” kata M.Butar-Butar.

Sedangkan untuk pengendara mobil ada enam sasaran, yakni plat nomor tidak sesuai aslinya, tempel logo atau simbol pada plat nomor, pakai rotator atau sirine pada mobil pribadi, melanggar lampu merah dan melanggar marka jalan atau garis stop.

Begitu juga dengan angkutan umum ikut menjadi sasaran Operasi Patuh Toba 2015 yakni naik turun penumpang tidak pada tempatnya, mobil pelat hitam dipakai omprengan atau angkutan umum, melanggar letter P, melanggar letter S, dan melanggar lampu merah. “Masyarakat kita imbau meningkatkan ketertiban berlalu lintas selama berlalu lintas,” tegasnya M. Butar.Butar.

Selain itu lanjutnya, Operasi Patuh Toba 2015 juga sebagai operasi cipta kondisi menghadapi bulan Suci Ramadhan. Personel yang dilibatkan sebanyak 61 orang itu terdiri atas Satuan Lalu Lintas, Reserse dan Satnarkoba Polres Asahan.

Sementara itu, beberapa hari Operasi Patuh Toba 2015 dilaksanakan diwilayah hukum Polres Asahan, pihak Satlantas akan memberi tindakan ditempat bagi penguna jalan yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak memiliki surat kendaran seperti SIM dan STNK, apa bila seorang pengendara yang tidak melengkapi surat kendaraan yang lengkap pihak petugas dari gabungan Satlantas Polres Asahan akan melakukan teguran, bila perlu kalau pengendara tidak melengkapi surat kendaraan kita akan tilang ditempat.

“Selama razia ini, pihaknya menemui pengendara yang berplat merah dan ditukar dengan plat hitam, kita sudah memberi teguran terhadap pengendara mobil Toyota Kijang Inova bernopol BK 1160 L,” tegasnya lagi.

Kepada Beritaekspres.com, Dani (29) warga Air Joman seorang supir dan berstatus pegawai di Dinas Perikanan dan Kelautan Tanjung Balai saat dimintai keteranganya ditenggah-tengah operasi patuh toba 2015 mengatakan, berani menukar plat merah ke plat hitam atas suruhan pimpinanya yang bernama Amir Hamza. “Karena saya disuruh mengantar tamu ke bandara Kuala Namu Medan, namanya bawahan bang kita harus turuti perintah pimpinan,” dalihnya.

Pantauan Beritaekspres.com dilokasi razia, dari 61 anggota gabungan satuan Satlantas Polres Asahan, reserse dan unit narkoba melakukan razia di depan makam pahlawan Jalinsum kisaran, dan anggota Satlantas tampak giat untuk mengatur dan memeriksa kendaraan yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan seperti roda dua dan roda empat, saat itu pihak Satlantas yang melakukan razia mendapati salah satu mobil Toyota Kijang Inova bernopol BK 1160 L berwarna hitam menukar plat merah dengan plat hitam, dan pihak Satlantas yang dipimpin langsung oleh Kaur Mintu Satlantas Iptu M.Butar-Butar langsung memberi peringatan kepada pengendara berplat merah tersebut. (***)

Biro Asahan Sumut: Fran Manurung

Comments

comments