Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Agustus 22, 2019
Halaman Home » Peristiwa » Polisi Bergaya Seperti Koboy Berpakaian Preman, Acungkan Pistol Hingga Meletus Dijalanan
  • Follow Us!

Polisi Bergaya Seperti Koboy Berpakaian Preman, Acungkan Pistol Hingga Meletus Dijalanan 

BERITA JAKARTA – Berlokasi di Jalan Raya Mampang Prapatan sekitar pukul 07.30 WIB pagi mendadak heboh. Pasalnya, seorang yang diduga anggota kepolisian  nekat mengacung-acungkan senjata api aktifnya, dan kemudian meletus ditengah-tengah warga sipil. Tepat, di Kantor Pusat perusahaan taksi ternama, PT Blue Bird Group, Rabu (27/5/2015).

Peristiwa beermula saat seseorang yang diduga anggota kepolisian yang berpakaian preman, tengah melintas dijalan raya mampang dengan menggunakan sepeda motor bersama dengan istrinya. Namun, seorang sekurity Blue Bird diketahui menyetop arus lalu lintas kendaraan, untuk mempermudah mengeluarkan armada taksi yang hendak mencari penumpang.

“Di jalan Mampang ini, setiap hari dari pagi hingga malam, kan macet terus mas,” kata Bu Sri, penjaga warung nasi padang, samping TKP, kepada Beritaekspres.com kemarin. 

Lantaran kroditnya jalan tersebut, pemotor inipun terlihat tidak mau mengalah. Pemotor yang akhirnya diketahui sebagai petugas kepolisian itupun, tidak terima saat jalannya hendak ditutup sementara. Sehingga, terjadi keributan.

 “Motor ini gak mau ngalah, saat mobil Blue Bird hendak keluar. Memang kondisi jalan macet, tapi mengalah dan antri kan lebih baik,” jelasnya.

Tak berselang lama, oknum yang diketahui mengendarai motor Honda PCX 150 CC warna hitam tersebut, tersulut emosinya dan terlibat cek-cok mulut dengan seorang satpam, yang tengah mengatur lalu-lintas di perusahaannya.

“Entah siapa yang mulai keributan mulut itu, lalu si pengendara motor ini markir kan motornya di samping Kantor Blue Bird. Kira-kira 5 meter jarak dia menepikan motornya. Setelah markir, dia kembali hampir satpam Blue Bird, dan terjadilah keributan hingga mengeluarkan senjata api.

Polisi yang kemudian kebetulan berada di lokasi untuk mengatur lalulintas, kemudian mencoba menenangkan, dan akhirnya diamankan ke Polda Metro Jaya. (Yon)

Comments

comments