Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Agustus 21, 2019
Halaman Home » Megapolitan » Merubah Pradigma Polri, Senat Mahasiswa STIK-PTIK “Gelar Police Movie Festival-2 Tahun 2015”
  • Follow Us!

Merubah Pradigma Polri, Senat Mahasiswa STIK-PTIK “Gelar Police Movie Festival-2 Tahun 2015” 

BERITA JAKARTA – Senat Mahasiswa STIK-PTIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) Jakarta kembali mengadakan Festival Film Pendek Polisi untuk kedua kalinya. Festival diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap insan perfilman Indonesia.

Bercermin dari Police Movie Festival 1 pada tahun 2014 lalu, ternyata antusias masyarakat sangat baik terhadap Polri. Dengan berlanjutnya Police Movie Festival 2 tahun 2015 ini, diharapkan kontribusi positif bagi Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia di masa depan.

Police Movie Festival 2 mengusung tema “Polisi Harapan“. Publikasi, pendaftaran dan pengumpulan film dibuka pada 9 Maret 2015 hingga 1 Juni 2015. Durasi film maksimal 5 sampai 7 menit, termasuk opening dan credit title.Polri PTIK

Event terbuka untuk umum dan pendaftaran tidak dipungut biaya apapun. Formulir dapat di download melalui www.festivalkreatif.com Perserta dapat mengirim materi ke Sekretariat Police Movie Festival 2, Kampus PTIK jalan Sutan Agung Tirtayasa No.6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Malam puncak penganugerahaan Police Movie Festival 2 akan diselenggarakan pada 6 Juni 2015 di Central Park Mall Jakarta Barat. Panitia menyediakan hadiah dan piagam penghargaan serta sertifikat. Hadiah juara I mendapat 20 juta, Juara II mendapat 15 juta dan Juara III mendapat 10 juta rupiah.

Karena dengan mengetahui, apa harapan masyarakat terhadap Polisi, maka Polisi dapat merubah paradigma dan menuju kepolisian yang diimpikan masyarakat Indonesia Polri perlu Membangun kesempatan kepada masyarakat agar bergabung dan bersama-sama dalam pembuatan film pendek “Polisi Harapan”. Kepolisian tentunya, sebagai sebuah alternatif upaya meningkatkan image building dan membantu merubah Polri itu sendiri.

Sineas muda perfilman tentunya akan menggali potensi-potensi cerita dibalik tugas dan tanggungjawab Polri yang semakin berat. Mereka akan menampilkan dari sudut, pandangan, visual, serta tata cerita beragam dengan segala dinamika dan ilustrasi yang memberikan inspirasi siapa saja yang akan menontonnya. Dan kesempatan pembuatan film yang dianggap relevan adalah film pendek.

Lomba Film pendek ini sendiri lebih cepat, efisien, tepat sasaran, murah dan memiliki esensi cerita yang padat serta lebih berisi intisari ceritanya, sehingga pembuatan film ini dapat sebagai transformasi keinginan masyarakat kepada Polri. Upaya yang dapat dilakukan oleh Polri khususnya Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK adalah melaksanakan lomba dengan judul “Police Movie Festival 2” serta mengundang pihak-pihak terkait untuk dapat memberikan kontribusi dalam dunia advertising media cetak, elektronik dan perfilman Indonesia. (Ricky Greget)

Comments

comments