Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Desember 14, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Terkait Pembekuan Yayasan, Kasudin Pendidikan Jakut, Mustofa Kemal Digugat ke PTUN Jakarta
  • Follow Us!

Terkait Pembekuan Yayasan, Kasudin Pendidikan Jakut, Mustofa Kemal Digugat ke PTUN Jakarta 

BERITA JAKARTA – Yayasan Pendidikan Mulia Bakti Senmonika Jakarta Scool menggugat Kepala Suku Dinas Pendidikan (Kadisdik) Menengah Kota Administratif Jakarta Utara  ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)  Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Gugatan tersebut, terkait pembekuan kegiatan operasional ngajar-mengajar pada Yayasan Pendidikan Mulia Bakti Senmonika Jakarta Scool, Sunter, Jakarta Utara. Gugatan yang teregertasi dengan No.18/G/2015/PTUN-JKT. Kini telah mengagedakan keterangan Ahli DR, Firdaus, SH,MH. Dosen Unifersitas Sultan Agung Tirtayasa.

Sidang gugatan yang diketuai Majelis hakim, Nur Akti SH dengan Hakim Anggota Subur MS,SH, MH, Dan Febru Wartati,SH,MH. Saksi ahli menerangkan bahwa, pemerintahan itu harus memberikan kemudahan bagi dunia pendidikan dan tanggung jawab secara konsistusi nasional sesuai dengan UU pendidikan No 20 tahun 2003. Kalo tentang PAUD itu pendidikan non formal

“Bila mana persyaratan sudah dilengkapi oleh suatu Yayasan untuk melakukan kegiatan pendidikan Paud maka pemerintah wajib memberikan ijin,” ujar saksi ahli dalam persidangan, Rabu (29/4).

Usai siding, Mustofa Kemal Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah satu sebagai tergugat mengatakan, pihaknya hanya membekukan kegiatan pada Yayasan Pendidikan Mulia Bakti Senmonika Jakarta Scool itu, terkait adanya laporan dari orang tua murid yang mendapat perlakuan pelecehan sesual.

Namun hal tersebut dibantah dan dipertanyakan penasehat hukum Senmonika Jakarta Scool, Dwinanda Reynal Thonak, SH,MH, yang mentakan, apakah dengan terJadinya tindak pidana terhadap individu seseorang, lalu Yayasan tersebut juga harus dihetikan kegiatannya ? Itu namanya diskriminasi,” ucap Reynal Thonak,” singkat. (Bambang Swantoro)

Comments

comments