Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Juli 20, 2019
Halaman Home » Lifestyle » LKBH ICMI: Kebijakan “Care Free Day” Walikota Bekasi Rugikan Pelayanan Masyarakat  
  • Follow Us!

LKBH ICMI: Kebijakan “Care Free Day” Walikota Bekasi Rugikan Pelayanan Masyarakat   

BERITA BEKASI – Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (LKBH ICMI) menanggapi kebijakan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi terkait hari bebas kendaraan bermotor atau yang dikenal “Care Free Day” sekali dalam seminggu, setiap Jumat dinilai merugikan masyarakat dalam memberikan pelayanan.

“Kebijakan setiap hari Jumat digunakan sebagai waktu santai dan berolahraga itu pastinya sangat merugikan terhadap pelayanan masyarakat,” ujar Abdul Chalim Soebry kepada Beritaekspres.com melalui telepon selulernya, Senin (23/3/2015)

Abdul Chalim menjelaskan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah diberikan dua hari libur pada setiap minggunya yakni Sabtu dan Minggu. “Dalam seminggu itu kan sudah diberikan libur selama dua hari. Kalau jumat itu buat santai untuk berolahraga itu artinya kerja PNS hanya selama empat hari,” terangnya.

Menurutnya, seharusnya setiap hari Jumat cukup 2-3 jam kalau memang digunakan untuk kegiatan berolahraga, sehingga masyarakat yang memerlukan pelayanan tetap bisa terlayani. “Kami mendesak Walikota Bekasi agar membuat aturan yang lebih jelas dan tegas berikut sanksinya. Jadi jangan sampai masyarakat tertunda untuk dilayani, apalagi sampai menunggu hari lainnya,” tandasnya.

Kebijakan Care Free Day oleh Pemerintah Kota Bekasi untuk memberikan ruang aktifitas publik bagi masyarakat serta para jajaran yang ada dilingkungan Pemkot Bekasi. Bahkan untuk kegiatan ini Pemkot Bekasi menambah sejumlah untuk kegiatan Care Free Day. (Wawan)

 

Comments

comments