Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Oktober 23, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Forum IHAN BATAK: Profesionalisme Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
  • Follow Us!

Forum IHAN BATAK: Profesionalisme Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 

BERITA SAMOSIR – Kenaikan golongan guru saat ini sudah berdasarkan pada kinerja guru. Kinerja yang dimaksud, bukan saja dari kegiatan mengajar tetapi juga dengan kegiatan penelitian. Kenaikan golongan dari IVa ke IVb membutuhkan persyaratan yang harus ada publikasi ilmiah dari penelitian tindakan kelas.

Lastuana Simbolon mewakili Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Samosir, berterima kasih dengan kehadiran Forum Ihan Batak untuk bisa berbagi pengetahuan di Kantor Disdik, Parbaba, Desa Siopatsosor, Samosir, Sumatera Utara, Senin (16/3/2015) kemaren.

“Memang saat ini, banyak guru-guru kami terkandala dalam penulisan karya tulis. Diharapkan, dengan adanya pertemuan hari ini, bisa sangat membantu. Kebetulan semua kepala sekolah SMA/SMK, SMP dan Pengawas sekolah sudah kita undang untuk datang dipertemuan ini,” ujarnya kepada Beritaekspres.com, Senin (16/3)

Menurut Lastuana, Samosir merupakan alam terbuka bagi penelitian. Jadi terkait karya tulis ilmiah remaja, juga sudah pernah dilakukan di Samosir. Bahkan, sampai tingkat Nasional. Namun gagal, karena beberapa hal termasuk terkendala dengan praktek,” terangnya.

Ditambahkan Tumiur Gultom, penelitian tindakan kelas adalah penelitian guru di dalam kelas yang dibimbingnya berdasarkan masalah yang ada di dalam kelas, karena PTK adalah kegiatan ilmiah, sehingga tanpa adanya dukungan teori yang memadai, sebaik apapun guru, hal itu tidak akan dianggap sebagai perilaku ilmiah,” kata Tumiur seorang Dosen di Unimed.

Kegiatan pelatihan ini rencananya akan dibagi kedalam beberapa kegiatan, diantaranya, workshop penulisan proposal, penulisan proposal, penelitian, penyusunan laporan, penyusunan artikel, dan seminar hasil.

“Kendala yang kami hadapi itu, adalah persoalan tentang tata cara penulisan karya tulis itu sendiri,” ujar Saut Marasi Manihuruk salah seorang Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sitiotio.

Sejak bulan Januari-Februari 2015 kita telah melakukan survey di Kabupaten Samosir bahwa terdapat 72 guru bergolongan VI-A yang tersebar di 7 SMA dan 4 SMK dan diketahui ada beberapa guru yang seharusnya sudah naik ke golongan IV-B ternyata belum dapat mengurus kenaikan golongan karena ketiadaan penelitian PTK dan inilah sumber utamanya,” tambah Janner Simarmata, Sekretaris Umum Forum Ihan Batak. (red)

Comments

comments