Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Januari 21, 2018
Halaman Home » Pilihan Redaksi » Massa Ki Gendeng Pamungkas, Kepung “SERINGAI” di Acara Pensi SMA Dwiwarna Cibinong Bogor
  • Follow Us!

Massa Ki Gendeng Pamungkas, Kepung “SERINGAI” di Acara Pensi SMA Dwiwarna Cibinong Bogor 

BERITA CIBINONG – Sekolah Menengah Atas (SMA) Dwiwarna yang beralamat di Jalan Raya Parung Km 40 Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2015) kemaren, menggelar Pentas Seni (Pensi) di Gedung Kesenian Cibinong dengan tema “FESTIVAL DWIWARNA POTRET KEMANUSIAAN”.

Pentas seni tersebut merupakan puncak acara dari serangkaian lomba yang digelar sejak tanggal 23 – 28 Februari 2015 meliputi lomba Short Movie, Sastra, Pramuka, PMR, Basket, dan lain-lain.

Seringai, Ran dan Changcuters merupakan sederetan bintang tamu undangan untuk mengisi acara puncak yang paling ditunggu – tunggu oleh para pengunjung pentas seni. Sekurangnya 1.500 tiket habis terjual dengan harga Rp35.000/tiket.

Ketua Pelaksana Pentas Seni, Rizki Kepada Beritaekspres.com mengatakan, kegiatan pentas seni ini, merupakan kegiatan yang rutin diadakan. Selain kegiatan seni, kami juga bekerjasama dengan UNICEF untuk menggalang dana kemanusiaan untuk anak anak.

“Setiap pengunjung yang datang membeli tiket berarti mereka sudah membantu program UNICEF,” ujarnya.

Kegiatan pensi sempat membuat pihak kepolisian sibuk, pada saat SERINGAI (Salah satu band bintang tamu) main di atas panggung, sekelompok orang berpakaian serba hitam mulai berkerumun di pintu belakang gedung. Mereka di ketahui sebagai Front Pribumi salah satu ormas pimpinan Ki Gendeng Pamungkas yang mencoba menghadang SERINGAI usai pentas.

Hal ini terkait dengan isu etnis beberapa hari lalu yang sedang berkembang dikalangan komunitas metal. “SERINGAI harus bertangnggung jawab…!!, mereka berani membuat statmen, harus juga menanggung resikonya,” teriak salah seorang Ormas dalam orasinya.

Namun situasi yang sempat memanas tersebut akhirnya dapat diredam ketika Ki Gendeng Pamungkas (KGP) datang ke lokasi dan melakukan mediasi dengan pihak SERINGAI. Mediasipun berjalan lancar dengan dibantu pihak Kepolisian dan Panitia Pentas Seni.

“Kita ngak pernah bikin statmen apa – apa, jadi kita biasa saja ko, tapi memang saya ikut menandatangani petisi yang di buat orang lain,” Ujar Arian (vocalis Seringai) saat keluar dari gedung kesenian.

Namun pernyataan vokalis seringai tersebut, dibantah oleh Ki Gendeng Pamungkas, “Saya sudah tua, sudah malas berantem – berantem. Mereka ngak mau ngaku, ya.. ngak apa – apa walaupun, saya pegang buktinya semua,” tegas KGP kepada Beritaekspres.com melalui telepon selulernya, Minggu (15/3/2015).

“Yaa sudah lah, ini juga sebetulnya ngak ada apa – apa ko, cuma ada orang yang sirik dengan saya karena menjual tiket acara murah. Kan tiket acara mereka mahal – mahal,” tambah KGP. (Ricky Greget)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments